Perbedaan FIFO dan LIFO untuk Rak Gudang

Perbedaan utama antara FIFO dan LIFO terletak pada urutan barang yang keluar dari rak gudang.

Sistem FIFO ( First In, First Out ) dan LIFO ( Last In,First Out ) adalah dua sistem rotasi stok utama dalam manajemen gudang. Sistem FIFO mengeluarkan barang yang masuk lebih dulu, sedangkan LIFO mengeluarkan barang yang masuk terakhir. 

Pemilihan sistem metode yang salah dapat menyebabkan kerugian akibat barang kedaluwarsa, penumpukan stok sampai inefisiensi operasional.

Apa Itu Sistem FIFO ? 

Metode FIFO berarti barang yang pertama masuk lebih dahulu ke dalam gudang akan menjadi barang pertama yang akan dikeluarkan. Artinya, stok lama selalu diambil lebih dahulu sebelum stok baru. Metode ini menjadi standar wajib diindustri makanan, farmasi dan kimia sesuai regulasi BPOM.

Manfaat penggunaan FIFO adalah mengurangi risiko kerusakan barang, membantu mengurangi kelebihan stok barang dan memperlancar proses pengelolaan stok karena meminimalkan penggunaan ruang di gudang.

Apa Itu Sistem LIFO ? 

Metode LIFO berarti barang yang terakhir masuk ke dalam gudang akan menjadi barang pertama yang dikeluarkan. Artinya stok terbaru diambil lebih dahulu, sementara stok lama tetap diposisi belakang. 

LIFO ini cocok digunakan untuk barang yang tidak memiliki masa kadaluwarsa dan kualitasnya tidak berubah seiring waktu, seperti ragi atau keju. Manfaatnya sama untuk mengurangi risiko kerusakan barang, membantu mengurangi kelebihan stok barang dan memperlancar proses pengelolaan stok karena meminimalkan penggunaan ruang di gudang.

Jenis Penggunaan FIFO pada Rak Gudang

Tidak semua rak mendukung rotasi FIFO. Rak yang memungkinkan barang masuk dari satu sisi dan keluar dari sisi lain adalah sebagai berikut : 

  1. Rak Selective Pallet : Setiap palet bisa diakses langsung dari lorong depan, sehingga operator bebas memilih palet mana yang diambil. Ini adalah sistem rak paling fleksibel untuk FIFO karena tidak ada palet yang terblokir.
  2. Gravity flow rack (rak gravitasi) : Palet dimasukkan dari sisi belakang dan mengalir ke depan melalui roller conveyor dengan kemiringan 3–5°. Palet terlama otomatis berada di posisi pengambilan depan.
  3. Shuttle Pallet : Shuttle otomatis memindahkan palet di dalam lane. Bisa dikonfigurasi FIFO dengan loading di satu ujung dan unloading di ujung lain.

Untuk gudang dengan volume SKU tinggi dan rotasi cepat, Rak Selective Pallet tetap menjadi pilihan utama karena setiap posisi palet bisa diakses tanpa memindahkan palet lain.

Jenis Penggunaan LIFO pada Rak Gudang

Sistem LIFO memanfaatkan rak berkepadatan tinggi di mana forklift masuk ke dalam lane rak atau barang didorong ke belakang:

  1. Drive-in rack — Forklift masuk ke dalam lorong rak untuk meletakkan dan mengambil palet. Hanya palet terdepan yang bisa diakses, sehingga secara otomatis menjadi LIFO. Utilisasi ruang mencapai 85%.
  2. Push back rack — Palet baru mendorong palet lama ke belakang melalui rel miring. Saat palet depan diambil, palet di belakangnya otomatis bergeser ke depan. Bisa menyimpan 2–6 palet per lane.

Cara Memilih FIFO atau LIFO

Anda perlu tahu cara memilih penggunaan metode FIFO atau LIFO pada rak gudang Anda. Keputusan ini bergantung pada tiga faktor utama, antara lain: 

  1. Apakah barang memiliki masa kadaluwarsa. Jika barang Anda memiliki tanggal kadaluwarsa, wajib FIFO. Industri makanan, farmasi, dan kimia tidak punya pilihan lain. Regulasi BPOM mensyaratkan rotasi stok berdasarkan tanggal produksi.
  2. Pastikan jumlah SKU dengan volume per SKU. Anda perlu tahu jumlah SKU dengan volume Per SKU Anda. Jika SKU sedikit dengan volume besar per SKU cocok untuk LIFO (rak drive-in atau rak push back). Namun, jika SKU banyak dengan volume kecil per SKU lebih cocok FIFO (rak selective pallet).
  3. Seberapa terbatas ruang gudang Anda. Jika ruang sangat terbatas dan barang tidak kadaluwarsa, LIFO dengan rak drive-in bisa menghemat 20–30% ruang dibanding selective. Tapi jika barang butuh rotasi, prioritaskan FIFO meskipun utilisasi ruang lebih rendah.

KESIMPULAN

Banyak gudang menggabungkan kedua sistem FIFO dan LIFO, seperti pada area cold storage untuk produk makanan menggunakan FIFO dengan gravity flow rack, sementara area penyimpanan material bangunan di gudang yang sama menggunakan LIFO dengan drive-in rack. Perencanaan layout gudang yang baik mengakomodasi keduanya berdasarkan karakteristik barang Anda.

 Jika Anda kesulitan memilih antara kedua metode ini, Anda cukup menghubungi Tim Sales Engineer Rigel Perkasa Mandiri. Kami pastikan kesulitan Anda akan tuntas bersama kami dan Rak Gudang Anda dapat beroperasi dengan baik.

Author