Secara umum, gudang merupakan tempat untuk penyimpanan barang dan produk yang akan dijual. Gudang melakukan berbagai tugas seperti menerima, menyimpan dan mengirimkan produk.
Seperti halnya fungsi gudang itu sendiri, proses penyimpanannya tidak sederhana. Pastinya Anda bertanya – tanya tentang peran yang akan diberikan oleh rak dalam memberikan efisiensi dan produktivitas gudang Anda ?
Hal ini dikarenakan rak memiliki metode dan kegunaannya yang tidak cocok untuk semua jenis produk. Metode penyimpanan tersebut memiliki spesifikasinya sendiri yang diperuntukkan bagi jenis barang berbeda. seperti bagaimana barang disusun, diakses, dan dipindahkan.
Metode rak penyimpanan yang efektif tidak hanya membantu menghemat ruang, tetapi juga meningkatkan kecepatan proses pengambilan barang, mengurangi risiko kerusakan, dan meningkatkan keselamatan operasional di gudang.
Simak informasi detail di bawah ini untuk mengetahui apa saja metode penyimpanan barang di gudang, kegunaannya dan metode apa yang cocok untuk bisnis Anda.
Table of Contents
ToggleApa Itu Metode Penyimpanan Gudang ?
Metode penyimpanan gudang merujuk pada cara yang dirancang khusus untuk membantu mengoptimalkan penggunaan ruang gudang. Tujuan utamanya adalah menjaga keamanan dan keutuhan barang yang disimpan, mengoptimalkan penggunaan ruang gudang yang ada.
Lebih spesifiknya metode penyimpanan gudang memastikan bahwa ukuran luas atau tidaknya gudang akan dapat digunakan seefisien mungkin agar dapat menyimpan barang tetap aman.
Apa saja Metode Rak Penyimpanan Barang di Gudang itu ?

Ada berbagai macam metode penyimpanan yang dapat diterapkan, tergantung pada jenis barang yang disimpan, ukuran gudang, serta kebutuhan spesifik operasional bisnis. Beberapa metode penyimpanan
Untuk menentukan metode penyimpanan gudang yang tepat, terdapat beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan, seperti ukuran barang, jenis barang yang disimpan dan kapasitas beban yang digunakan. Berikut 7 metode penyimpanan barang di gudang, sebagai berikut :
1. Rak Menyusun (Selective Pallet Rack)
Selective pallet racking adalah rak penyimpanan paling umum digunakan di industri maupun manufaktur. Metode ini mencengah terjadinya ruang kosong, sebab ketika barang dipalet dipindakan, maka tempat kosong tersebut dapat diisi dengan barang lainnya. Yang artinya sistem ini memungkinkan pengambilan barang secara langsung dari rak tanpa ada gangguan dari barang lain yang disimpan.
Baca juga : Penjelasan lebih lengkap soal Selective Pallet Rack
2. Rak Ganda (Double Deep Rack)
Double Deep Pallet Rack adalah jenis rak yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan di gudang dengan memanfaatkan ruang vertikal secara efisien. Metode ini modifikasi dari selective pallet rack yang memungkinkan rak palet disusun dua baris secara berseberangan. Sehingga dapat menampung lebih banyak barang dibandingkan sistem rak selective pallet rack.
Dalam proses penyimpanannya, rak ini juga membutuhkan bantuan forklift khusus seperti reach truck telescopic untuk dapat mengambil dua palet sekaligus agar dapat menempatkan dan memindahkan palet dari rak.
3. Drive-In Rack
Metode Drive-In Rack adalah yang cocok untuk penyimpanan rak yang dirancang untuk menyimpan barang secara padat dengan sistem Last-In-First-Out (LIFO), yang artinya palet yang terakhir dimasukkan akan menjadi yang pertama diambil. Rak ini memungkinkan forklift untuk masuk langsung melalui jalur akses untuk menempatkan atau mengambil stok barang di dalam rak penyimpanan.
4. Push-Back Rack
Push back rack sebagai rak sederhana dan efisien yang bekerja dengan menempatkan muatan palet pada kereta bertingkat yang dirancangkan maju pada rel baja. Metode ini barang diletakkan pada palet penyimpanan dengan menggunakan kereta bertingkat dengan roda baja tahan karat untuk memindahkan palet.
Ketika palet berada di bagian depan ingin diambil, palet tersebut akan mendorong palet di belakangnya untuk mundur satu posisi. Ketika palet yang didepan tersebut dilepas, palet belakangnya akan otomatis maju ke posisi didepannya yang baru kosong. Hal ini yang memungkinkan push – back rack menggunakan sistem manajemen Last-In-First-Out (LIFO).
5. Pallet Flow Gravity Rack
Pallet flow gravity rack adalah sistem rak dengan menggunakan gravitasi untuk memindahkan palet dari titik depan rak ke titik akhir pengambilan rak. Rak ini dirancang dengan jalur roller, sehingga palet dapat mengalir dengan sendirinya dari satu ujung ke ujung lainnya.
Menggunakan metode First-In-First-Out (FIFO), membuat barang yang pertama masuk akan menjadi barang yang pertama keluar. Sehingga rka ini sangat cocok untuk digunakan pada produk yang memiliki tanggal kadaluwarsa atau memerlukan rotasi stok yang ketat.
6. Shuttle Rack
Shuttle Rack adalah rak penyimpanan canggih dengan menggunakan teknologi otomatis (shuttle) untuk memindahkan palet ke lokasi penyimpanan. Shuttle yang berjalan diatas rel, membawa palet untuk disimpan atau diambil kembali secara otomatis, jadi mengurasi waktu dan tenaga yang diperlukan untuk mengambil barangnya secara manual.
Dikontrol dengan sistem komputer yang terintegrasi, membuat rak ini memungkinkan pengelolaan stok barang secara lebih akurat dan efisien.
Rak ini ideal untuk penyimpanan produk dengan tingkat stok tinggi per SKU yang sama. Dengan kontrol secara First-In-First-Out(FIFO), dimana proses penyimpanan dilakukan dari depan rak shuttle dan mengambilnya pun dari sisi depan berlawanannya.
Pemilihan metode rak penyimpanan tergantung pada banyak faktor, seperti jenis barang yang disimpan, ukuran rak penyimpanan, level penyimpanan, kriteria pengambilan barang, jjarak untuk setiap rak dan gudang dan anggaran. Sistem yang lebih fleksibel dan otomatis cenderung anggaran lebih tinggi.
Apa Kriteria Memilih Metode Rak Penyimpanan Barang di Gudang ?

Setiap barang yang akan disimpan dalam gudang tentu saja memiliki jenis rak penyimpanan yang berbeda tergantung dari jenis bisnis apa yang dijalankan. Maka dari itu, untuk memilih jenis rak penyimpanan digudang tidak dapat disamakan antara satu dengan yang lainnya.
Dalam hal ini, Anda sebagai pelaku bisnis perlu memperhatikan beberapa kriteria dalam memilih metode penyimpanan barang digudang. Berikut adalah kriteria yang perlu dipertimbangkan:
- Jenis Barang yang disimpan
- Ukuran rak penyimpanan
- Level penyimpanan
- Kriteria pengambilan barang
- Jarak untuk setiap rak dan gudang
- Anggaran
Pada kriteria pengambil sendiri terdapat 2 flow proses yang perlu dipahami, yaitu FIFO dan LIFO atau FILO. Sesuai dengan namanya, FIFO diartikan sebagai barang yang disimpan kepalet pertama akan menjadi barang yang pertama untuk dikeluarkan. Sementara FILO atau LIFO sebaliknya, dimana palet dengan barang yang masuk paling akhir akan dikeluarkan terlebih dahulu. Sehingga kedua flow proses dalam rak ini dapat disesuai berdasarkan jenis rak dan barang mana yang akan Anda gunakan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, memilih metode rak penyimpanan yang sesuai dengan jenis dan volume barang di gudang sangat penting untuk menjaga kelancaran operasional bisnis Anda. Pemilihan sistem rak yang tepat harus mempertimbangkan faktor – faktor seperti jenis barang yang disimpan, ukuran rak penyimpanan, level penyimpanan, kapasitas gudang, jarak untuk setiap rak dan gudang.
Temukan Metode Rak Penyimpanan untuk Gudang di Rigel Perkasa Mandiri (Selective Pallet Racking)
Untuk menunjang bisnis Anda secara maksimal, Anda dapat menentukan pilihan rak mana yang cocok untuk gudang Anda di Rigel Perkasa Mandiri, seperti halnya selective pallet racking. Dengan Rak Penyimpanan yang dapat Anda pesan di Rigel Perkasa Mandiri, maka proses operasional bisnis Anda menjadi lebih mudah dan efektif. Pesan sekarang juga rak selective pallet di Rigel Perkasa Mandiri.



